--> Pasien Positif Corona di Surabaya Tertinggi di Jawa Timur, Berikut Ini Langkah dari Risma... - Kompas.com - KOMPAS.com | Indonesia Sikabar

Minggu, 22 Maret 2020

Pasien Positif Corona di Surabaya Tertinggi di Jawa Timur, Berikut Ini Langkah dari Risma... - Kompas.com - KOMPAS.com

| Minggu, 22 Maret 2020
Pasien Positif Corona di Surabaya Tertinggi di Jawa Timur, Berikut Ini Langkah dari Risma... - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com - Jumlah pasien positif Covid-19 di Jawa Timur hingga Sabtu (21/3/2020) tercatat kembali bertambah.

Yaitu dari sebelumnya 15 orang kini menjadi 26 orang.

Dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, Kota Surabaya tercatat menduduki peringkat tertinggi.

Dengan rincian, 20 pasien dinyatakan positif corona, 13 orang masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP), dan 110 orang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP).

Menyikapi kondisi itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengeluarkan surat edaran yang berisi sejumlah langkah penanganan virus corona untuk daerahnya.

Baca juga: 1.262 Sekolah di Surabaya Disemprot Disinfektan, Risma: Kalau Masuk Sudah Steril

Dalam surat edaran tersebut, Risma mengimbau warga untuk waspada dengan berperilaku hidup bersih dan sehat di berbagai tempat.

Proses belajar mengajar yang berada di bawah kewenangan Pemkot Surabaya (PAUD/TK, SD, SMP,LKP dan PKBM) termasuk dengan layanan publik dilakukan secara jarak jauh atau melalui media daring.

"Seluruh pelayanan publik Pemerintah Kota Surabaya tetap beroperasi dengan menggunakan media daring/online dan untuk pelayanan publik yang dikelola swasta diimbau untuk menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Kota Surabaya," kata Risma, di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Sabtu (21/3/2020).

Lebih lanjut dikatakan, seluruh kegiatan Pemkot Surabaya yang melibatkan massa seperti kegiatan keagamaan, konser, hingga posyandu untuk sementara waktu juga dihentikan.

"Kami mengimbau seluruh pasar, pertokoan, pusat perbelanjaan dan toko modern untuk menerapkan standar kesehatan maksimum serta upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan Protokol Pasar dan Kawasan Perdagangan," ujar Risma.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menimbun atau membeli kebutuhan pokok secara berlebihan.

Penulis : Kontributor Surabaya, Ghinan Salman | Editor : Robertus Belarminus



2020-03-22 05:15:00Z
https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMiemh0dHBzOi8vcmVnaW9uYWwua29tcGFzLmNvbS9yZWFkLzIwMjAvMDMvMjIvMTIxNTI2MzEvcGFzaWVuLXBvc2l0aWYtY29yb25hLWRpLXN1cmFiYXlhLXRlcnRpbmdnaS1kaS1qYXdhLXRpbXVyLWJlcmlrdXQtaW5p0gF-aHR0cHM6Ly9hbXAua29tcGFzLmNvbS9yZWdpb25hbC9yZWFkLzIwMjAvMDMvMjIvMTIxNTI2MzEvcGFzaWVuLXBvc2l0aWYtY29yb25hLWRpLXN1cmFiYXlhLXRlcnRpbmdnaS1kaS1qYXdhLXRpbXVyLWJlcmlrdXQtaW5p?oc=5

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar