--> Pasca Tewas, Pemprov Bali Baru Tahu WN Inggris Positif Corona - CNBC Indonesia | Indonesia Sikabar

Rabu, 11 Maret 2020

Pasca Tewas, Pemprov Bali Baru Tahu WN Inggris Positif Corona - CNBC Indonesia

| Rabu, 11 Maret 2020
Pasca Tewas, Pemprov Bali Baru Tahu WN Inggris Positif Corona - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC IndonesiaPemprov Bali menyatakan pihaknya baru mengetahui ada satu orang pasien positif virus corona, setelah pasien tersebut meninggal dunia.

Pemerintah pusat tidak memberikan informasi kepada Pemprov Bali mengenai status positif pasien dengan nomor 25 tersebut, meskipun telah mengumumkan secara resmi sejak Selasa (10/3/2020) kemarin.

Sekda Pemprov Bali Dewa Made Indra mengatakan bahwa sampai Selasa malam, Pemprov Bali belum mengetahui bahwa pasien tersebut telah dinyatakan positif virus Corona. Pemprov Bali baru mengetahui status positif corona setelah mengonfirmasi kepada Dirjen Kesehatan P2P Kemenkes, pasca pasien tersebut tewas.

"Sampai tadi pagi meninggal dunia, dalam catatan kami di RS pasien ini yang belum keluar hasil labnya, sehingga statusnya masih pengawasan. Ketika tadi meninggal dunia, maka kami mencoba untuk koordinasi dengan konfirmasi dengan Dirjen Kesehatan P2P Kemenkes, baru kemudian diinfokan bahwa pasien ini kemarin termasuk salah satu yang diumumkan positif Covid-19, yakni pasien kasus nomor 25," kata Dewa Made Indra kepada wartawan di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, seperti dikutip dari detikcom, Rabu (11/3/2020).


Sebagai informasi pasien positif corona dengan identitas nomor 25 dinyatakan meninggal dunia tadi malam. Pasien tersebut adalah wanita berusia 53 tahun dan merupakan warga negara Inggris.

Pasien tersebut memiliki komplikasi penyakit, yaitu hipertensi, hipertiroid, diabetes, dan Chronic Obstuctive Pulmonary Disease (COPD). "Jadi setelah meninggal kami baru tau bahwa ini adalah positif covid 19, tapi jangan lupa orang ini memang sudah menderita 4 penyakit," imbuh Dewa Made Indra.


Pemprov Bali melacak jejak WNA yang telah meninggal ini. Pelacakan dimulai dari penginapan WNA itu hingga di Rumah Sakit Sanglah.

"Tracing itu sudah menemukan orang-orang atau pihak-pihak yang pernah berinteraksi dengannya, maka sesuai dengan protap terhadap orang-orang ini sudah dilakukan tindakan-tindakan sesuai dengan prosedur," ujarnya.

Pasien tersebut awalnya dinyatakan positif Corona pada Selasa 10 Maret 2020 kemarin. Pasien tersebut termasuk dalam imported case atau terinfeksi virus dari luar Indonesia. Pasien perempuan berusia 53 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu 11 Maret 2020 sekira pukul 02.45 Wita.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)



2020-03-11 09:43:03Z
https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMid2h0dHBzOi8vd3d3LmNuYmNpbmRvbmVzaWEuY29tL25ld3MvMjAyMDAzMTExNjI1MTEtNC0xNDQxNDEvcGFzY2EtdGV3YXMtcGVtcHJvdi1iYWxpLWJhcnUtdGFodS13bi1pbmdncmlzLXBvc2l0aWYtY29yb25h0gEA?oc=5

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar