--> Jika KKB Berulah Lagi, Mendagri Minta Aparat Keamanan Bertindak Tegas - Kompas.com - KOMPAS.com | Indonesia Sikabar

Selasa, 10 Maret 2020

Jika KKB Berulah Lagi, Mendagri Minta Aparat Keamanan Bertindak Tegas - Kompas.com - KOMPAS.com

| Selasa, 10 Maret 2020
Jika KKB Berulah Lagi, Mendagri Minta Aparat Keamanan Bertindak Tegas - Kompas.com - KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap aparat keamanan dapat bertindak tegas jika Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melancarkan aksi teror pasca adanya upaya pendekatan.

"Soft approach dilaksanakan, tapi seandainya soft approach tidak bisa dilaksanakan dan mereka melakukan pelanggaran hukum, apalagi ada yang meninggal, segala macam, kita harus bertindak tegas," ujar Tito di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Tito mengatakan, penegakan hukum harus dapat dilakukan terhadap siapapun pelaku teror yang terjadi di Tembagapura.

Baca juga: Teror KKB, Sudah 1.582 Warga Tembagapura Mengungsi ke Timika

Karena itu, ia berharap Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memperkuat personel di wilayah Tembagapura.

"Kita harus tegakkan hukum, siapa pun dia, tegas dan saya tentu meminta kepada Pak Kapolri dan Pak Panglima TNI bila perlu satgas yang ada, tambah, perkuat lagi," tegas dia.

Dia menambahkan, negara tidak boleh kalah terhadap aksi teror yang telah meresahkan warga.

Karena itu, tindakan tegas dan penegakan hukum perlu dilakukan.

Baca juga: Marak Aksi KKB, Mendagri Minta Pemda Mimika Fasilitasi Ratusan Pengungsi Menuju Timika

"Negara tidak boleh kalah oleh kelompok-kelompok yang melakukan pelanggaran hukum, apalagi dengan senjata, saya kira itu," tegas dia.

Arus pengungsian warga yang sebelumnya tinggal di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, terus bertambah.

"Perlu diketahui bahwa total warga masyarakat yang telah diturunkan ke Timika dari Distrik Tembagapura sejak 6-9 Maret 2020 sebanyak 1.572 jiwa," ujar Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, melalui rilis, Senin (9/3/2020).



2020-03-10 05:15:00Z
https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMieWh0dHBzOi8vbmFzaW9uYWwua29tcGFzLmNvbS9yZWFkLzIwMjAvMDMvMTAvMTIxNTAyOTEvamlrYS1ra2ItYmVydWxhaC1sYWdpLW1lbmRhZ3JpLW1pbnRhLWFwYXJhdC1rZWFtYW5hbi1iZXJ0aW5kYWstdGVnYXPSAX1odHRwczovL2FtcC5rb21wYXMuY29tL25hc2lvbmFsL3JlYWQvMjAyMC8wMy8xMC8xMjE1MDI5MS9qaWthLWtrYi1iZXJ1bGFoLWxhZ2ktbWVuZGFncmktbWludGEtYXBhcmF0LWtlYW1hbmFuLWJlcnRpbmRhay10ZWdhcw?oc=5

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar