--> Inkonsistensi China atas Status Perairan Natuna - Kompas.com - Nasional Kompas.com | Indonesia Sikabar

Selasa, 07 Januari 2020

Inkonsistensi China atas Status Perairan Natuna - Kompas.com - Nasional Kompas.com

| Selasa, 07 Januari 2020
Inkonsistensi China atas Status Perairan Natuna - Kompas.com - Nasional Kompas.com

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah China kembali bersikap inkonsisten atas pernyataannya sendiri ihwal status perairan Natuna. Hal itu menyusul persoalan masuknya nelayan China yang dikawal kapal coast guard negara tersebut ke dalam wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Natuna secara ilegal.

Tindakan itu pun telah diprotes keras oleh Kementerian Luar Negeri pada 30 Desember lalu. Bahkan, Kemenlu telah memanggil perwakilan Kedutaan Besar China di Jakarta untuk menyampaikan protes tersebut.

“ZEE Indonesia ditetapkan berdasarkan UNCLOS. RRT sebagai pihak pada UNCLOS, harus menghormatinya,” tegas Kemenlu dalam pernyataan tertulisnya pada 31 Desember 2019.

Baca juga: Ketegasan Indonesia Tak Akui Klaim China soal Natuna hingga Siaga Tempur TNI

Dalam pernyataan tersebut, pemerintah kembali menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah memiliki overlapping jurisdiction dengan China.

Pasalnya, Indonesia tidak pernah mengakui nine-dash line China lantaran penarikan garis itu bertentangan dengan UNCLOS sebagaimana diputuskan melalui Ruling Tribunal UNCLOS 2016.

Namun demikian, Pemerintah China bersikukuh bahwa pihaknya tidak pernah melanggar UNCLOS.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang beralasan, Perairan Natuna termasuk ke dalam nine-dash line China.

Meski demikian, Pemerintah China saat ini inkonsisten terhadap sikapnya sendiri.

Tahun 2015, China pernah mengakui kedaulatan Indonesia atas wilayah teritorial Natuna di Laut China Selatan, yang kini disebut Indonesia sebagai Laut Natuna Utara sejak 2017.

Rantai Kepulauan Natuna, yang terletak di antara ujung barat laut Indonesia di pulau Kalimantan dan ujung selatan Vietnam, terdiri dari sekitar 270 pulau yang membentuk bagian dari Provinsi Kepulauan Riau di Indonesia dengan sekitar 70.000 penduduk.



2020-01-07 01:48:00Z
https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMiYGh0dHBzOi8vbmV3cy5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyMC8wMS8wNy8wODQ4MDYyMS9pbmtvbnNpc3RlbnNpLWNoaW5hLWF0YXMtc3RhdHVzLXBlcmFpcmFuLW5hdHVuYdIBaGh0dHBzOi8vYW1wLmtvbXBhcy5jb20vbmFzaW9uYWwvcmVhZC8yMDIwLzAxLzA3LzA4NDgwNjIxL2lua29uc2lzdGVuc2ktY2hpbmEtYXRhcy1zdGF0dXMtcGVyYWlyYW4tbmF0dW5h?oc=5

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar